Setelah merasakan rute baru KRL yang membuat tidak nyaman, saya kembali merasakan ketidaknyamanan KRL untuk yang kedua kalinya. kali ini tujuan saya ke Pasar Senen.
Sebelum perubahan rute yang baru, KRL dari Bekasi menuju Kota melewati Pasar Senen. itu artinya saya bisa langsung turun di P.senen tanpa harus transit. Namun perubahan rute membuat tujuan ke P.Senen menjadi tidak efektif menurut saya.
contohnya saja yang abru saya alami. saya dan mama hendak ke P.Senen. diberitahukan oleh penjaga karcis bahwa kami harus transit di Jatinegara untuk selanjutnya pindah ke kereta yang tujuan tanah abang atau bogor saya lupa. intinya kami harus transit di Jatinegara untuk ganti kereta. Lagi-lagi penjaga karcis mengatakan bahwa kereta sebentar lagi akan tiba, tapi nyatanya saya dan mama menunggu lebih dari 45 menit kedatangan keretanya. ini saja sudah membuat saya sebal. kereta datang saya pun naik sambil menggerutu ini benar-enar yang terakhir saya naik KRL Bekasi. cukup 2x saya dibuat menunggu kereta satu jam lamanya.
Teryata menunggu lama kereta di Cakung belum cukup. Ketika turun di Stasiun Jatinegara saya mendengar informasi, lagi-lagi kereta yang melewati p.senen masih berada Kampung Bandan. Saya masih menunggu konfirmasi berikutnya, tapi tidak ada pemberitahuan selanjutnya. saya pun bertanya pada security tentang posisi kereta. katanya belum ada pengumuan lagi td masih di Kampung Bandan. tanpa pikir panjang akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum saja.
Saya dan kelurga merupakan pengguna KRL Bekasi - Kota yang melewati Pasar Senen. aKenapa kami begitu menyukai KRL karena cepat dan murah. tapi dengan adanya perubahan rute ini sungguh membuat tidak nyaman dan tidak efektif bagi waktu. Lamanya kereta datang, transit, kembali menunggu kereta benar-benar tidak membuat menjadi nyaman dari sebelumnya. Bahakn ini membuat masyarakat menjadi Malas menggunakan KRL. Ini tentu kurang sejalan dengan targe penumpang yang ditargetkan pihak PT.KAI.
Sebelum perubahan rute ini, perjalanan Cakung- P. Senen paling hanya membutuhkan waktu 30 menit kurang, tidak harus transit yang artinya turun dan menunggu lagi. Ya berharapnya sih PT.KAI sudah memikirkan matang-matang oerubahan rute ini. Dan tanggap serta sigap jika memang terbukti rute ni tidak efektif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar