Laman

Jumat, 30 Desember 2011

Bahasa Yang Baik Untuk Dikuasai

Ada tiga bahasa kuat yang tampaknya akan makin populer di hari esok, yakni Mandarin, Jepang, dan Jerman. Chew Say Loo, Vice President CNI, sebuah perusahaan MLM, yang kebetulan juga seorang ekspatriat dari Malaysia, dengan tegas mengatakan, bahasa Mandarin adalah bahasa kedua yang harus dikuasai setelah bahasa Inggris. Bahasa ini diyakininya membuka kesempatan berkarier di luar negeri, khususnya di Asia. Apalagi negara-negara seperti Cina, Hong Kong, Taiwan, dan Singapura kini sedang giat-giatnya melirik dan mempekerjakan tenaga kerja asing, termasuk WNI.
Perubahan kepentingan suatu bahasa, sangat dipengaruhi oleh seberapa penting arti perekonomian negara tersebut di mata dunia internasional. Chew memprediksikan, Cina yang berpenduduk paling banyak di dunia kelak akan menjadi negara yang menguasai perekonomian dunia. Jadi, bila ingin memiliki daya jual yang tinggi di bursa tenaga kerja internasional, seseorang harus menguasai bahasa Mandarin.

Pernyataan serupa juga muncul dari Catherine Keng, presenter berita Metro Xinwen. “Seseorang minimal harus menguasai dua bahasa asing, supaya bisa bertahan dan laku di pasar kerja Asia, yakni Inggris dan Mandarin. Buktinya, saya sering dimintai tolong mencarikan karyawan yang fasih berbahasa Mandarin oleh berbagai perusahaan.” Catherine mengamati, pengajaran bahasa Mandarin di Indonesia kini berkembang makin pesat di era reformasi. Kini kita tak harus membuang biaya besar dan khusus terbang ke Beijing untuk belajar. Asal disiplin dan dilakukan secara intensif, belajar di Indonesia juga tak kentara perbedaannya. Catherine mengatakan, bahkan banyak rekan seprofesinya di Metro Xinwen justru belajar bahasa Mandarin di Indonesia.

Bahasa Jepang juga tak kalah penting. Walau Jepang kini tak lagi menguasai perekonomian Asia, masih banyak perusahaan Jepang tetap menanamkan investasinya di Indonesia. Bagi Jepang, Indonesia tetap merupakan pasar yang amat besar bagi produk dan teknologi yang mereka kembangkan. “Paling tidak kesempatan diterima di perusahaan Jepang yang menjanjikan imbalan dan jenjang karier yang jelas.akan terbuka lebar, jika Anda menguasai basic bahasa Jepang. Bukan tidak mungkin Anda bisa terpilih mengikuti pelatihan di Negeri Sakura. Bahasa Jepang juga tetap favorit dipelajari karena melesatnya perkembangan fashion dan dunia animasi Jepang,” kata Lincoln, berpendapat.
Maulina Rahmawati, direktur bagian bahasa di Berlitz Language Center, berpendapat, masih ada satu bahasa lain yang menyimpan potensi di masa depan, yakni bahasa Jerman. Jerman memang raja teknologi di kawasan Eropa dan banyak membuka peluang kerja bagi WNI. Pemerintah Jerman juga dikenal royal menawarkan beasiswa untuk mahasiswa Indonesia. Lincoln yang mengamini pendapat Maulina menganjurkan agar para wanita yang berprestasi di bidang teknik untuk tidak melewatkan kesempatan emas tersebut dengan cara mempelajari bahasa Jerman. “Belum banyak wanita yang berprestasi di dunia teknik dan menguasai bahasa Jerman. Jadi, harga jualnya pasti tinggi,” ujarnya, memberi alasan.
Kemampuan berbahasa asing yang populer ternyata tak hanya dapat memuluskan karier, tetapi juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan kualitas hidup. Chew, yang fasih berkomunikasi dalam 3 bahasa: Inggris, Mandarin, dan Melayu (plus dialek bahasa Cina-Hokkian), merasakan sendiri manfaatnya. “Dengan modal tiga bahasa tersebut, saya tak perlu merasa waswas ditempatkan di pelosok dunia mana pun. Saya bisa mingle dan nyambung dengan penduduk lokal Dari sisi sosialisasi, karier, dan berkomunikasi, saya merasa bisa bersaing dengan siapa pun,” katanya.

Masih ada satu bahasa lain yang menyimpan potensi di masa depan, yakni bahasa Jerman. Jerman memang raja teknologi di kawasan Eropa dan banyak membuka peluang kerja bagi WNI. Pemerintah Jerman juga dikenal royal menawarkan beasiswa untuk mahasiswa Indonesia. Lincoln yang mengamini pendapat Maulina menganjurkan agar para wanita yang berprestasi di bidang teknik untuk tidak melewatkan kesempatan emas tersebut dengan cara mempelajari bahasa Jerman.

Kemampuan berbahasa asing yang populer ternyata tak hanya dapat memuluskan karier, tetapi juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan kualitas hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar